Makam Mbah Semedo adalah tempat pemakaman umum warga Desa Semedo dan merupakan salah satu makam bersejarah yang ada di Kabupaten Tegal karena di tempat tersebut bersemayam tokoh sesepuh yang berjasa pada berdirinya Kabupaten Tegal. Di samping itu juga sebagai Wisata Religi.
Tokoh-tokoh yang bersemayam di Makam Mbah Semedo antara lain :
1. Mbah Pangeran Suro Hadi Kusumo (Syekh Abdurrahman Mbah Semedo)
2. Mbah Raden Mas Panji Hadi Tjokro Negoro (Mbah Kaloran / Bupati Tegal Ke-10)
3. Mbah Syekh Muhammad Tohir Al-Ba’bud (Mbah Langgen)
4. Mbah Raga Sutha (Petilasan Mbah Sunan Kalijaga)
5. Petilasan Mbah Pangeran Diponegoro
6. Mbah Surodiwongso (Juru Kunci Pertama Makam Mbah Semedo)
7. Syekh Sarifudin (Asal Banten)
8. Mbah Buyut Putri (Sabrang Wetan Ciputih)
Adapun Letak Geografis daripada Makam Mbah Semedo adalah 200 m arah barat daya Desa Semedo Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal dengan ketinggian 100 m di atas permukaan laut dan sangat mudah dijangkau oleh para peziarah di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya melalui jalan Pantura, Pasar Suradadi ke Selatan sekitar 15 km.
Kegiatan/aktifitas religi yang biasa dilakukan oleh para peziarah, pada hari-hari tertentu untuk bertawasul. Diantaranya :
1. Malam Selasa Kliwon.
2. Rabu Pon, Kamis Wage dan Jum’at Kliwon.
3. Istighosah Malam 1 Syura’
4. Khaul Mbah Semedo setiap tanggal 12 Robiul Awal (ROLASAN)
5. Khaul Umum dan Halal Bi Halal Desa Semedo, 7 hari setelah Hari Raya ‘Idul Fitri.
Selain hari-hari tersebut di atas, biasanya para peziarah hadir pada hari-hari biasa bertawasul untuk tujuan pribadi.
Makam Mbah Semedo dikelola oleh Pemerintah Desa dengan tidak meninggalkan peranan dari Juru Kunci dan Pengurus Makam yang lainnya untuk kelestarian dan keutuhan Makam Mbah Semedo. Adapun urutan-urutan daripada juru kunci Makam Mbah Semedo adalah :
1. Mbah Surodiwongso (1679 - 1730)
2. H. Abu Jalal (1730 – 1795)
3. H. Nur Salim (1795 – 1848)
4. KH. Abdus Syarif “Ki Singodirejo” (1848 – 1900)
5. K. Syae’in (1900 – 1945)
6. H. Nur Khasan (1945 – 1947)
7. K. Rasbadi (1947 – 1997)
8. KH. Abdus Sobar (1997 – Mei 2000)
9. Yusro (Mei 2000 – sekarang)
Keberadaan Makam Mbah Semedo selain dikelola oleh Pemerintah Desa beserta Juru Kunci, juga dikelola oleh DIKPORA Kabupaten Tegal. Dan telah diakui sebagai Makam Bersejarah dan merupakan Wisata Religi. Hal tersebut terbukti dengan adanya kunjungan dari para pejabat Pemerintah Kabupaten Tegal demi lestarinya Peninggalan Bersejarah yang merupakan aset Pemerintah Desa Semedo dan Kabupaten Tegal pada umumnya.
Demikian sekelumit pengenalan bukti aset yang ada di Desa Semedo Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal Provinsi Jawa Tengah untuk dikenal lebih lanjut.
Terima Kasih…….

Kayaknya perlu tuh dikunjungi....
BalasHapusuntuk juru kunci apakah dari keturunan juru kunci sebelumnya ?... kebetulan ada 2 orang yang aku kenal yaitu Sobar dan Yusro Ex Lurah setempat
BalasHapuse.g.Zaen ya,,mereka berdua mungkin yg km knal,cz smpe skrang mreka msih sehat
BalasHapusSURAKARTA atas bantuan KI.
BalasHapuskini impian saya selama ini sudah jadi kenyataan dan berkat bantuanKI SURAKARTA pula yang telah memberikan
angka ritual kepada saya yaitu 4 angka dan alhamdulillah langsung tembus. sekali lagi makasih ya KI karna
waktu itu saya cuma bermodalkan uang 300 ribu dan akhirnya saya menang. Berkat angka GAIB hasil ritual KI SURAH KARTA
saya sudah bisa buka usaha yaitu BENKEL MOBIL/MOTOR dan TOKO SEMBAKO kini kehidupan keluarga saya jauh lebih baik dari
sebelumnya,bagi anda yg ingin seperti saya silahkan HUB/SMS KI SURAKARTA di nomor hpnya: 085_342_734_904 ramalan KI memang memiliki ramalan GAIB” yang dijamin tembus.,say assalamualaikum wr.wb a ingin mengucapkan banyak terimah kasih kepada KI
ehhhhhh ku punga blog bagai mana caranya biar mesin pencari (internet) biar bisa di cari aku cari sendiri nda bisa tolong jelaskan dong?!!!!!!!
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSilahkan yg mau berkunjung bisa mampir di makam mbah jinten, masih satu kecamatan dengan desa Semedo.
BalasHapusSilahkan yg mau berkunjung bisa mampir di makam mbah jinten, masih satu kecamatan dengan desa Semedo.
BalasHapus